Donghae
Is Mine!
Aku
adalah Park Che Rin sepupu dari Park Jung Soo atau yang lebih dikenal dengan nama “Leeteuk”
oleh para ELF dan para pencinta KPOP, seorang namja yang menjadi leader salah
satu boyband ternama di korea, bahkan di dunia, Super Junior. Aku tinggal di
daerah cheongdam-dong, Seoul, salah satu daerah yang bisa dibilang suatu daerah
atau kawasan elite di Seoul karna di daerah itu juga terdapat dorm atau asrama
dari para member boyband 2AM dan MBLAQ. Pagi ini Jung Soo oppa,
menghubungiku. “Yoboseyo
CheRin-ah, pagi ini, ani, saat ini juga bisakah kau ke dorm kami? Ada hal yang
ingin aku sampaikan”,kata teukie oppa. “Yoboseyo
JungSoo oppa,
ke dorm kami? Ke dorm super junior? Saat ini juga? Ada apa oppa? Sepertinya
penting sekali”, jawabku. “Ah,
tak usah banyak bertanya. Cepatlah datang ke dorm kami. Setibanya kau disini,
aku akan mengatakan nya padamu. Sudah dulu ya CheRin-ah, cepatlah bangun dari
tidurmu dan segera lah mandi. Aku menunggumu segera! ”, sambung teukie oppa
diikuti dengan suara berakhirnya panggilan telepon.
“Ya,
JungSoo
oppa...YA...”, jawabku kesal dan mematikan handphone. “Seenak nya saja dia
mematikan telepon tanpa mendengar jawabanku. Tapi sepertinya memang ada hal
yang penting, kalau tidak mengapa nada telepon nya terburu-buru begitu. ”,
pikirku. Akhirnya aku memutuskan bangun dari tempat tidurku untuk beranjak ke
kamar mandi dan bersiap pergi ke Dorm Suju.
“Ahhssh, ini baru jam 7. Seharusnya jam segini aku masih tertidur
nyenyak di kasur ku. Ini kan hari minggu. Dalam kamusku, matahari itu baru
terbit jam 12 siang pada hari minggu.” Omelku kesal di kamar mandi. Satu jam
kemudian aku pun telah siap untuk pergi ke Dorm Suju. Untuk mempersingkat
waktu, aku memutuskan untuk menggunakan taksi untuk pergi ke Dorm Suju.
Tak
lama kemudian aku pun melihat beberapa bangunan apartmen mewah di kawasan elite
Seoul dan aku segera bergegas menuju Dorm suju. Sesampai nya di depan pintu
Dorm Suju aku pun menekan bel agar orang di dalam membukakan pintu untukku
karena aku tidak mengetahui berapa kode pintu apartmen mereka. “Ting Tong”, tak
lama setelah aku menekan bel, suara seseorang terdengar dari dalam, “Ne,
Nuguseyo?”. Setelah mengenali suara Ryewook oppa, aku segera membalas
pertanyaan Wookie oppa. “CheRin”, jawabku. Tak lama wookie oppa membukakan
pintu untukku. “Oh, kamu CheRin-ssi sudah lama tidak bertemu. Ayo masuk”, suruh
wookie oppa dengan ramah. Aku memang sudah lama akrab dengan para member suju
tak lama setelah Teukie oppa mengenalkan mereka semua padaku sampai aku
merasakan perasaan itu. “Ne wookie oppa, gomawo”, balasku dengan senyum. Aku
pun segera masuk dan tak lupa memberi salam pada semua member suju. Setelah
memberi salam, aku pun bergegas mencari teukie oppa untuk menanyakan hal
penting yang ingin dia sampaikan tadi sewaktu menelepon ku. “JungSoo oppa, kau sudah merusak
hari minggu ku dengan menyuruh ku bangun sepagi ini dan bergegas datang kesini.
Sebenarnya hal penting apa yang ingin kau sampaikan padaku?”, Tanyaku pada
teukie oppa. “CheRin-ah
kenapa kau terburu-buru sekali sih? Haha, aku akan memberitahu mu setelah kita
semua selesai sarapan. Kau pasti belum sarapan kan? Aku tahu kebiasaan burukmu
yang malas sarapan pagi”, jawab teukie oppa. “Yaa, kau ini! Eh tapi bagaimana
kau tahu kalau aku belum sarapan?”, tanyaku. “Haha ya jelas aku mengetahui
kebiasaan burukmu itu. Kau lupa dulu kau sering menginap di rumahku dan selalu
susah bangun pagi untuk sarapan? Haha kau ini.Kajja kita sarapan dulu, wookie
oppa sudah memasak berbagai makanan yang lezat untuk kita.” Jawab teukie oppa
sambil mengacak-acak rambutku. Aku hanya balas meliriknya sambil merapihkan
rambutku. Setelah itu aku pun beranjak ke ruang makan bersama teukie oppa untuk
sarapan pagi. Tak disangka seluruh meja makan pun sudah terisi penuh dengan
hidangan lezat yang menggugah selera buatan wookie oppa. “Wah, makanan ini banyak
sekali oppa. Mereka semua terlihat lezat. Kau sangat pintar sekali memasak
oppa”, pujilku sambil tersenyum senang melihat semua makanan yang ada di meja
makan. Wookie oppa hanya membalas dengan tersenyum lebar. “Siwon, Hae,
Shindong, Sungmin, Kyu, Yesung, Heechul, Kangin, Semuanya mari kita sarapan
bersama. Wookie sudah menyiapkan semua ini untuk kita.” Teriak teukie oppa
memanggil semua member untuk segera sarapan. Merupakan kebiasaan nya tiap pagi
untuk memanggil semua member untuk sarapan karena ialah leader di group ini. “Wah
mereka semua terlihat lezat, gomawo wookie”
kata siwon, hae, kyu, dan shindong oppa kepada wookie oppa. “Iya iya,
cepatlah kalian sarapan sebelum semua nya dingin dan sebelum hari semakin
siang” balas wookie oppa. Setelah kami semua selesai sarapan,aku pun membantu
wookie oppa membereskan dan mencuci semua peralatan makan setelah dipakai.
Sewaktu berjalan ke dapur, aku berpapasan dengan Donghae oppa, “Sudah lama
tidak bertemu CheRin-ah, bagaimana kabarmu? Kau bahkan tambah cantik haha”
tanya Hae oppa. “Ah, Hae oppa bisa saja. Keadaan ku seperti yang kau lihat
sekarang, baik-baik saja” jawabku. “Kau bahkan tambah imut CheRin-ah” balas Hae
oppa sambil mencubit gemas pipiku yang seketika membuat wajahku memerah dan
hatiku berdebar. Aku hanya membalasnya dengan senyuman sambil berpikir perasaan
aneh apa yang sedang menghampiri hatiku. “Hey, cepat kalian bersiap-siap. Hari
sudah mulai siang. Aku tak mau hanya sebentar di sana” teriak teukie oppa dari
ruang tamu. “Loh, kalian mau pergi oppa?” tanyaku pada Hae oppa. “Ia, kami akan
pergi ke Lotte World untuk bermain seluruh wahana yang ada disana. Ayo kita
bersiap” ajak Hae oppa. “Aku ikut?” tanyaku bingung. “Kau juga ikut CheRin-ah,
kalau tidak kenapa JungSoo hyung menyuruhmu datang pagi-pagi ke dorm kami. Ayo” jawab Hae. Aku
hanya mengangguk sambil berpikir tenyata hal penting ini yang membuat JungSo
oppa menyuruhku datang kesini sepagi ini.
Setelah semua member siap dengan
seluruh barang bawaan mereka, aku dan seluruh member suju pun bergegas menaiki
mobil menuju Lotte World. Sesampainya di Lotte World, senyum sumringah
terpancar di wajah sang evil maknae Kyuhyun oppa. “Tahan adrenalin mu untuk
menaiki Rollcoaster itu kyu, kita harus menunggu Soona. Aku sudah
memberitahunya bahwa kita menunggu di pintu masuk” kata teukie oppa kepada Kyu
seolah bisa membaca arti senyuman evilnya. “Oh itu Soona” kata teukie oppa.
“Oh, Soona eonni ikut juga?” kataku. Soona eonni merupakan salah satu trainee
di SM Entertainment. Aku sudah lama mengenalnya karena sering bertemu sewaktu
menemani JungSo oppa berlatih. “Iya, dia ikut karena teukie hyung mengajaknya”
jawab Hae oppa. “Annyeonghaseyo
oppadeul, maaf aku terlambat. Maaf sudah membuat kalian menunggu hehe” kata
Soona eonni. “Tidak kok, kami juga baru datang” timpal Teukie oppa senang.
“Annyeonghaseyo Hae oppa, lama tak bertemu” sapa Soona eonni dengan senyuman
manis nya yang terlihat sangat dibuat-buat dimataku. “Annyeong Soona” jawab Hae
oppa singkat. Aku hanya memandang sinis mereka berdua. “Karena kita semua sudah
komplit, mari kita bermain sesuka hati kalian haha” kata Teukie oppa. “Ayo!”
kata semua member suju. Belum lama kami memasuki arena Lotte World, tapi semua
member sudah berpencar menaiki semua wahana yang mereka inginkan, Kecuali aku.
Aku
sangat sedang tidak berniat menaiki wahana apa pun yang ada di Lotte World hari
ini. Aku hanya berkeliling untuk melihat-lihat sekitar tempat ini. Aku melihat
Kyu oppa yang terus mengantri Rollcoaster bersama Siwon dan Teukie oppa. Melihat
Sungmin, Yesung, dan Ryewook oppa yang sedang mengantri untuk menaiki perahu
ayun, dan melihat Soona eonni yang selalu merangkul tangan Hae oppa sambil
berjalan manja dan menyenderkan kepalanya ke baru Hae oppa sambil menaiki
wahana. Tanpa ku sadari hatiku kesal melihat mereka berdua yang selalu bersama
mulai dari awal Soona eonni datang. Soona eonni terus merangkul dan bersandar
pada Donghae oppa selama bermain di waha Perahu Ayun. Ku lihat Soona eonni
menunjukkan ekspresi ketakutan saat menaiki wahana itu dan di peluk oleh Hae
oppa. “Kenapa naik wahana itu jika dia takut? Bilang saja ingin dipeluk Hae
oppa. Pssst, wanita manja” kataku kesal. “Haha kau iri melihat mereka bersama
CheRin –ah? Haha kau tahu mengapa aku menyuruh Soona ikut kesini? Karna aku
tahu ia menyukai Donghae, dan aku pikir mereka cocok” jawab Teukie oppa yang
membalas perkataanku yang tanpa ku sadari sudah berada disampingku. “Woo,
Kamchagiya. Oppa kau mengagetkanku. Sejak kapan kau disini? Kenapa kau tidak
bermain saja?” tanya ku. “Aku sedang istirahat, dan aku memperhatikanmu sedari
tadi hanya melihat sinis ke arah Hae dan Soona. Ada apa? Kau menyukai Donghae?
haha” Goda teukie oppa. “ YA, apa yang kau bicarakan!” jawabku ketus sambil
menerka di dalam hati apakah aku menyukai Hae oppa.
Tak
lama semua member berkumpul ditempatku dan teukie oppa duduk, mereka istirahat
sebentar sambil memperhatikan Soona eonni dan Hae oppa yang selalu bersama.
“Kalian terlihat sangat serasi sekali. Kalian pacaran saja” celetuk heechul
oppa di barengi dengan persetujuan semua member suju dan sikap malu dari Soona
eonni. “ Ya, hyung apa yang kau katakan? Kami hanya berteman” bantah Hae oppa
yang tanpa ku sadari berbicara sambil melihat ke arahku. Saat donghae oppa
melihatku, aku sedang melihat ke arah lain karena aku muak dengan tingkah laku
manja Soona eonni. Akhirnya aku izin ke
toilet pada teukie oppa. Kepergian ku di ikuti tatapan Donghae oppa.
Sesampainya di toilet aku menangis karena tak bisa menahan rasa kesalku
terhadap Soona eooni yang bersikap manja ke Hae oppa sambil mengerutu semua
kekesalan ku yang terpendam di hati.
“Hyung,
aku juga ingin ke toilet sebentar ya” pamit Heechul oppa ke Teukie oppa. Tak
lama Heechul oppa sampai di toilet. Karena toilet pria berada di sebelah toilet
wanita, sehingga heechul oppa harus melewati toilet wanita dulu sebelum ke
toilet pria. “Oh, Toilet pria berada di sebelah toilet wanita. Semoga saja ada
wanita cantik yang sedang berkaca di westawel toilet sehingga aku dapat
melihatnya haha” kata heechul oppa. Sesampainya di depan toilet wanita heechul
oppa mendengar suara tangisan kesalku dan mendengar perkataanku tentang
kekesalan ku melihat Soona eonni yang selalu bersama Donghae oppa. “Ya
CheRin-ah, kau kenapa menangis? Apa kau kesal karena melihat Donghae dan Soona
bersama? Atau kau kesal dengan perkataan ku yang menyuruh mereka berdua
berpacaran? CheRin-ah, Mianhae” kata Heechul oppa menyesal. Aku terkejut
melihat Heechul oppa yang berada di depan pintu toilet wanita. “Ani oppa ani.
Aku kesal kenapa Soona eonni selalu bermanja-manja pada Donghae oppa. Hatiku
sakit setiap melihat mereka bersama.” Ucapku dibarengi dengan tangisan yang
tersedu-sedu sambil bersandar di pelukkan Heechul oppa. “ CheRin-ah, Mianhae.
Oppa minta maaf padamu karena oppa tak tahu kalau kau menyukai Donghae.” Ucap
heechul oppa. “Aku menyukai Donghae oppa? Apa benar?” kataku dalam hati.
Sesudah itu aku bersama Heechul oppa kembali ke tempat para member suju
berkumpul.
Sesampainya
di tempat member suju berkumpul aku melihat Soona eonni yang masih saja
menempel seperti perangko ke Donghae oppa. Aku kesal melihat mereka berdua
seperti itu. Ingin rasanya aku melepas tangan Soona eonni dari tangan Donghae
oppa. “Sekarang semuanya sudah berkumpul kan? Ayo kita lanjutkan menaiki wahana
yang ada disini” kata Kyu oppa yang di sambut dengan teriakan “Ayo!” oleh
member suju lainnya. “Ayo kita main lagi oppa. Kau ingin main apa oppa?” tanya
Soona eonni kepada Donghae oppa. “Terserah kau saja Soona” jawab donghae oppa
dengan terpaksa. “Baiklah, kajja oppa.” Tambah Soona eonni dengan menyungingkan
senyuman manisnya yang bisa membuat seluruh namja di dunia tergila-gila,
kecuali Donghae oppa. Donghae oppa tidak menyukai Soona eonni bahkan risih bila
terus bersama dengan Soona eonni karena menurutnya ia terlalu kekanakkan. “Ayo
CheRin kita main bersama” ajak Donghae oppa kepadaku. “Tidak, terima kasih
oppa” jawabku ketus dan menimbulkan ekspresi kecewa di wajah donghae oppa. Karena
ia pikir apabila ada aku, ia bisa menghilangkan ke-risih-an nya terhadap Soona
eonni dengan melihatku. “Yasudah, ayo hae oppa kita main bersama. CheRin sedang
tidak ingin bermain sepertinya. Kajja” ajak Soona eonni. Mereka beranjak pergi,
tetapi mata donghae oppa tak bisa lepas dariku yang terlihat kesal. “Ada apa
dengan mu CheRin-ah?” tanya Donghae oppa dalam hati.
Sudah
muak rasanya aku melihat kebersamaan Donghae oppa dengan Soona eonni. Akhirnya
tanpa pikir panjang aku menyusul mereka berdua. Setelah melihat mereka berdua
sedang jalan menuju antrian sebuah wahana, tiba-tiba aku melepaskan rangkulan
tangan Soona eonni dari lengan Donghae oppa. “ YA, CheRin-ah apa yang kamu
lakukan?!” teriak Soona eonni yang mengundang perhatian banyak orang. “Lepaskan
tangan mu dari Donghae oppaku!” jawabku. “Donghae oppaku?!” balas Soona eonni
menirukan perkataan yang aku ucapkan. “IYA, dia Lee Donghae adalah Donghae
oppaku. Aku menyukainya, bahkan aku mencintainya. Aku mencintai Donghae oppaku. DONGHAE IS MINE!! Jadi lepaskan tangan
kotormu dari lengan Donghae oppaku, sekarang WANITA MANJA!!!” teriakku sambil
kembali memisahkan tangan Soona eonni dari lengan Donghae oppa. “YAAA CheRin-ah,
kau benar-benar.....” teriak Soona eooni dengan tangan yang ingin menamparku
tapi di tahan oleh Donghae oppa. “YA Soona-ah, Hentikan kelakuanmu. Aku juga
sudah muak padamu!” Teriak Donghae oppa ke Soona eonni. “YA, Donghae oppa....”
belum selesai Soona eonni berbicara, ia sudah di tarik mundur ke belakang oleh
Heechul oppa. “YA, Heechul oppa, lepaskan aku!” Ronta Soona eonni. “Kau tadi
bilang bahwa kau tidak sekedar menyukaiku, tapi kau mencintaiku kan CheRin-ah?”
tanya Donghae oppa kepada ku. “Ya, Aku kira begitu” jawabku sambil tersenyum
salah tingkah. “Ah, kau ini imut sekali CheRin-ah haha” kata Donghae oppa
sambil mencubit pipiku dan memelukku. Aku membalas pelukkan Donghae oppa dengan
sangat bahagia. Lalu Donghae oppa melepaskan pelukkannya dan menatapku sambil
bertanya, “CheRin-ah, maukah kau menjadi Yeoja-chingu ku? Karena aku juga
sangat mencintaimu CheRin-ah. Sudah lama aku memendam perasaan ini.” Tanya
Donghae oppa. Tanpa banyak berpikir, “Aku mau oppa... Aku mau jadi
yeoja-chingumu.” Jawabku sambil tersenyum bahagia dan memeluk Donghae oppa.
Kami pun saling berpelukan dan tak ku sangka Donghae oppa mencium keningku dan
memelukku lebih erat dari sebelumnya. Kami berpelukkan di tengah keramaian
Lotte World dengan ratusan pasang mata menatap kami. Seluruh member Suju dan semua orang di Lotte
World pun menatap kami bahagia sambil bertepuk tangan. “ IGE MWOYAAA?!” teriak
Soona eonni yang melihat kami. Ia pun berlari keluar Lotte World sambil
menangis. Dalam hati aku berkata, “Mianhae Soona eonni, tapi aku tak bisa
melihatmu bersama Donghae oppa-ku. Donghae oppa is mine Soona eonni” sambil
tersenyum bahagia menatap Donghae oppa-ku. “Baiklah ayo kita pulang, teruskan
nanti saja kemesraan kalian berdua, hari sudah mulai gelap.” Kata Teukie oppa
yang disambut tawa semua orang di Lotte World.
-END-
